Nyeleg dalam istilah Bahasa Bali yaitu, menunjuk kan jati diri atau menunjukkan fisik secara totalitas,
atau simplenya menampakkan diri dengan penuh penampakkan total tanpa kekurangan sedikitpun yang dimana itu
menjadi bentuk visualisasi dari ketulusan.
Jadi Nyeleg yang dimaksud itu adalah ketulusan seseorang Brahmana yang menyelamatkan warga Pande ketika
terjadinya diskriminasi (KE TIDAK SETUJUAN) terhadap warga Pande di era Gel-gel. Dari totalitas ketulusan
seorang Brahmana menyelamatkan warga Pande di salah satu goa di Tukad Unda disanalah dipublikasikan dengan
sebuah mitologi dan kesepakatan atau bisama, Warga Pande tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging IKAN GABUS
atau di Bali disebut BE JELEG.
Kesepakatan itupun dibuatkan tonggak secara spiritual di Setra Gandamayu dengan dibuatkannya Pura satu halaman
Pande dan Brahmana, yang dimana dalam Bahasa Prasasti menyebutkan
“PANDE BUJANGGA KARANG-KARANG SATUNGGAL” dengan berdirinya dua Pura dalam satu halaman.
Harap memilih ukuran baju dengan seksama sebelum melakukan pemesanan.
Setiap produk telah disediakan panduan ukuran (size chart) agar Anda dapat menyesuaikan dengan ukuran tubuh Anda.
Kesalahan dalam memilih ukuran sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembeli, dan tidak dapat diklaim sebagai kesalahan dari pihak STT.
Untuk mengetahui detail proses pemesanan, silakan
lihat alur pemesanan
.